HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ads

EKONOMI

NEWS

DAERAH

[Berita][6]

DAERAH

Breaking News

Sponsor

Ads

KRIMINAL

Video Of Day

Video Example

PERISTIWA

Lima Perwira Polrestabes Medan Sertijab di Halaman Polrestabes Medan


MEDAN,Joc.co.id –Sebanyak lima orang perwira di jajaran Polrestabes Medan, serah terima jabatan (sertijab) di halaman Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Medan, Kamis (15/08/2019). Sertijab tersebut dipimpin langsung Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi.
Adapun perwira jajaran Polrestabes Medan yang sertijab yakni Kapolsek Medan Kota, Kapolsek Medan Helvetia, Kapolsek Percut Seituan, Kasiwas Polrestabes Medan dan Kasitipol Polrestabes Medan. Turut hadir dalam sertijab tersebut yakni Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudi Rifani SH SIK, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan, para Kabag, para Kasat, para Kasi, para Kapolsek jajaran Polrestabes Medan dan personel Polrestabes Medan.
Kapolsek Medan Kota dari Kompol Revi Nurvelani SH SIK diserah terimakan kepada AKP Muhammad Rikki Ramadhan SIK, Kapolsek Percut Seituan dari Kompol Subroto keada Kompol Aris Wibowo SIK, Kapolsek Medan Helvetia dari Pjs Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamean Hutahaean SH SIK kepada AKP Sah Udur TM Sitinjak SIK MH, Kasiwas Polrestabes Medan dijabat AKP Marolop Sirait dan Kasitipol Polrestabes Medan dijabat Kompol Bustami SH.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi mengatakan, kegiatan sertijab ini memiliki dua sisi aspek kemanfaatan yang pertama sebagai suatu hal yang sudah rutinitas bagi organisasi yang harus hidup dan berkembang bagi
diri personil dimana serah terima jabatan ataupun melaksanakan tugas baik itu secara Tour of Duty maupun Tour of Area pekerjaannya dilakukan dari satu pekerjaan yang berbeda dengan pekerjaan yang lain berarti dari satu tempat ke tempat yang lain dan itu sudah dilaksanakan oleh personil yang serah terima jabatan hari ini ini dilakukan dalam rangka pembinaan karir sehingga semakin baik dan semakin berpengalaman dalam melaksanakan tugas di berbagai bidang.
“Pembinaan karir ini penting untuk meningkatkan kualitas dari diri personil tersebut. Diharapkan tentu kualitas personil ini akan terus meningkat, akan memberikan dampak pada kinerja organisasi bagi organisasi sendiri dan sekalian peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dilakukan dengan pemindahan. Ini dilakukan untuk mendongkrak kinerja organisasi mampu dipercaya oleh masyarakat karena kepercayaan masyarakat ini sangat menentukan eksistensi keberadaan organisasi Polri di dalam lingkungan yang demokratis. Kepercayaan masyarakat yang rendah akan mengakibatkan Polri dapat saja di reformasi bahkan di reposisi karena tidak efektif dan tidak efisien dan dianggap oleh masyarakat tidak mampu memberikan pelayanan dan ini tidak boleh terjadi eksistensi Polri dengan dengan format kepolisian nasional harus terus kita jaga dan kita tunjukan kepada masyarakat bahwa bentuk kepolisian di negara Indonesia semacam ini mampu secara efektif memberikan pelayanan kepada masyarakat dari pemeliharaan keamanan, penegakan hukum maupun pemeliharaan pelayanan harkamtibmas maupun perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat,” katanya.
Dadang Hartanto menuturkan, ketiga hal tersebut merupakan tugas pokok yang harus dijalankan dan di dalam organisasi tersebut kualitas sumber daya manusia sangat menentukan karena sumber daya manusia ini adalah merupakan jiwa organisasi kepolisian. Yang luar biasa, lanjut Dadang Hartanto, berkualitas yang jumlahnya walaupun sedikit tapi sangat menentukan apalagi banyak, tentu kita harapkan semua sumber daya manusia di dalam organisasi Polri ini memiliki kualitas yang baik, namun, tidak semuanya karena ada beberapa juga yang kita lihat melakukan pelanggaran dengan kinerja yang buruk.
“Pada sertijab ini tingkat Kapolsek dan tingkat kasi didalam organisasi Polrestabes Medan merupakan level yang sangat penting dan menentukan dengan Wakapolres kemudian para Kabag, Kasat dan Kasi pendukung Kapolsek pelaksana di lapangan. Kalau pimpinan yang duduk di posisi jabatan ini tidak mampu memberikan suatu kontribusi yang penting bagi kepentingan organisasi pada kinerja organisasi juga tidak akan tercapai. Oleh karena itu, bagi mereka yang diberikan amanat hari ini untuk menjabat sebagai Kapolsek Medan Kota, Kapolsek Percut Seituan, Kapolsek Medan Helvetia, Kasiwas dan Kasitipol benar-benar dan sungguh-sungguh untuk melaksanakan tugas tersebut,” bebernya.




Beberapa prioritas pelaksanaan tugas yang harus dihadapi dalam bidang operasional di jajaran Polrestabes Medan yakni :

1). Permasalahan terorisme dan 3C.
2). Keberadaan potensi konflik sosial harus di petakan di wilayah masing-masing.
3). Permasalahan narkoba.
“Ketiga hal ini menjadi prioritas di samping kegiatan-kegiatan lain tentu strategi politik yang dijalankan harus mampu untuk mencegah dan mengidentifikasi meningkatnya gangguan Kamtibmas tersebut. Oleh karena itu, lakukan kegiatan mulai dari membangun kesadaran masyarakat terutama untuk 
menghadapi 3C, Poskamling, PAM Swakarsa itu dihidupkan Kembali. Kepada para Kapolsek, saya minta itu dilaksanakan,” tegas Dadang Hartanto.
Untuk Kasiwas, terang Dadang Hartanto, dari bidang pembinaan yang dilakukan oleh pimpinan jadikan pengawasan secara baik, mulai dari dumas, pelanggaran disiplin anggota, tingkatkan kinerja kehadiran dan bidang anggaran kita harus benar-benar dilihat sehingga tidak ada pemanfaatan anggaran yang tidak sesuai dengan ketentuan. lakukan langkah-langkah tersebut dengan baik.
“Untuk Kasitipol, bangun jaringan komunikasi, teknologi apa yang digunakan oleh organisasi apakah ada software yang tidak kompetibel, apakah ada teknologi yang tidak termanfaatkan dengan baik atau ada pergantian. Harapanny juga mampu mendeteksi, direncanakan dan mampu untuk diajukan dan diperbaiki apabila menghadapi kendala dalam bidang,” akunya.
Untuk itu, ujar Dadang Hartanto, tanggung jawab pejabat yang baru, kedepan tugas dan tantangan kita tidak semakin ringan dimana tuntutan masyarakat terhadap organisasi Polri semakin tinggi. “Hari ini mereka hanya sekedar menuntut bagaimana penyelesaian perkara, tapi, kedepan mereka akan semakin menuntut bagaimana polisi melayani dengan baik dan selanjutnya diukur dengan waktu jam dan respon dari pada petugas kepolisian. Ingat, bahwa dalam bidang Promoter Kapolri telah mencanangkan ada beberapa hal yang harus diperbaiki yaitu sifat arogansi personil Polri yang, sifat kekerasan dari personil Polri dan perilaku koruptif,” tambah Dadang Hartanto.
Dadang Hartanto mengatakan, hal tersebut menjadi sorotan masyarakat dalam memberikan pelayanan, yang hari ini sangat dituntut oleh masyarakat. Jelas Dadang Hartanto, kita bersyukur bahwa kita meraih WBBM dan ini wajib dipertahankan. “Ingat, untuk mendapatkan WBBM itu tidaklah mudah dimana di seluruh Indonesia dari 450 satuan Polres hanya 5 yang mendapatkan WBBM,” ucap Dadang Hartanto kembali.
Dadang Hartanto mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang meninggalkan Polrestabes Medan dan berkarir di Polda Sumut, semoga sehat selalu, sukses, berprestasi dan tetap semangat. “Terima kasih juga kepada Ibu Bhayangkari yang hadir pada kesempatan ini yang telah berkiprah di Bhayangkari dan mendampingi suaminya dalam melaksanakan tugas di Polrestabes Medan ini. Saya ucapkan selamat datang kepada pejabat baru dan kepada Ibu Bhayangkari untuk mendampingi suami dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga suami tetap semangat tetap dan berkinerja dengan baik,” pungkasnya. 
(TOIR S.T)

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *